Filed under: corat coret
pagi semuanya.. hari ini saia bangun tepat jam 11 siang, abis gitu ini batuk juga belom ilang ilang… duhhh.. masih aja tetep, sebenenrnya juga bukan 100 % salah yoga seh hahahah, salah gw juga soalnya waktu ke hanno itu ternyata saya bener bener kurang tidur, kurang tidur mulai dari jumat malammnya.. terus sabtunya bangun pagi berangakat ke hanno belom sarapan, makan juga nggak teratur minum juga kurang banget… yang jelas saaat itu saaat lemah lemahnya hahahah.
terus lagi kondisi yang buruk ini dipertambah dengan kurang tidur dan ketemu dengan yoga yang secara tidak langsung dia menularkan virus cintanya pada saia hahahahahh cinta apaan yang dapet malah batuk batuk.
aaahhh iya saia jadi inget yang bikin batuk juga adalah kfc yang penuh dengan minyaknya yang bikin serik tenggorokan saia, tapi secara di kaiserslautern nggak ada kfc ( hiks hiks hiks ) yah disikat aja hjaahahaha
yaa… emang seh nggak bisa kerja selama 3 minggu terakir ini, tapi mungkin ada hikmahnya juga saia bisa beristirahat walaupun nggak total hhahahaha, soalnya yah kalo kamu diema aja di rumah itupun juga nggak baik hahahahaha ….
bosen boooo ngapin juga diem diem dirumah, mending kan jalan jalan keliling keliling.
ahhhhh udah ahhhhh mandi pagi dulu biar seger
ketika amarah itu datang dengan seketika……..
hari demi hari terus berlalu, detik menjadi menit, menit menjadi jam, jam menjadi hari , dengan cepat waktu berlalu tanpa aku sadari, tanpa aku mengerti apa yang sedang terjadi . selama ini aku hanyalah mencoba menjadi orang yang selalu mengerti akan keadaan, selalu sabar, selalu menerima keadaan, tapi kali ini ada yang aneh didalam diriku, ada yang berubah dalam diriku.
kali ini hilang sudah aku yang selalu mengerti keadaan, hilang sudah aku yang selalu sabar, hilang sudah aku yang selalu menerima keadaaan. yang ada sekarang hanyalah aku yang penuh dengan amarah, penuh dengan emosi, penuh dengan rasa cemburu dan rasa kehilangan.
mungkinkah amarahku, emosiku , dan rasa cemburu serta rasa kehilanganku akan meledak…?
dan memang jika itu terjadi apakah aku bisa mengatasi amarahku sendiri….?
mungkin saja semua amarahku, emosiku dan rasa cemburuku tidak meledak, asalkan aku bisa melupakan semua yang telah terjadi selama ini, asalakan aku bisa menghilang dari situasi yang terjadi selama ini
ya…. itu memang jalan terbaik bagiku…. memang aku harus menghilang , menghilang bukan untuk sementara tapi menghilang untuk selamanya……
bagi yang merasa akan aku tinggalkan…. aku mohon maaf sekali lagi, karena mungkin ini jalan yang terbaik bagiku…. dan terima kasih atas semua yang sudah kita lalui bersama selama ini
aku nggak ingat gimana perasaannya pada saat pertama kali aku berada dipelukannya, yang jelas dia akan sangat senang dan bangga…. aku yang sejak dahulu diidam idamkannya… mungkin ketika aku muncul pasti dia sangat bahagia, impiannya benar benar terwujud, namun aku sampi sekarang bingung, apakah memang harus berakir semuanya seperti ini…hampir aku tidak pernah merasakan kasih sayangnya atau hanya aku saja yang tidak mengerti dan sadar bahwa semuanya yang dia lakukan selama ini hanyalah untukku seorang.
dia tidak pernah marah ketika aku melakukan keslahan
dia tidak pernah bertindak kasar ketika aku melakukan keslahan yang sangat fatal
dia hanya sering mengajakku berbicara
dia hanya sering mengajakku berdiskusi
dan dia hanya bisa kecewa ketika aku tak bisa mewujudkan impiannya dan impianku, tapi itu hanya sebentar
dan juga dia tidak marah ketika aku mengecewakanya untuk kedua kali dan ketiga kalinya…..
aku juga ingat segala perjuangannya itu semua hanya untukku
semua tenaga dan tetes keringatnya hanya untukku
semua kekuatan dan semangatnya hanya untuk aku
dan dia selalu tersenyum padaku
dan dia selalu membuatku gembira
dan dia selalu membantu dam membimbingku…..
dan ketika aku akan meninggalkannya untuk sejenak, dia hanya berkata.. semuanya kali ini diserahkan kepadaku, terserah aku mau bagaimana, terserah aku mau apa… kenapa kata kata ini baru aku ingat dan aku sadari saat ini. aku sangat menyesal sekali ketika aku harus berpisah aku nggak sempat memandang matanya… aku nggak sempat memeluknya.. aku gak sempat untuk menciumnya…. dan jika aku tau itu untuk terakir kalinya…….. maka akan kupandang matanya… akan aku peluk dia… akan aku cium dia…. dan aku akan bilang aku akan berusaha untuk tidak mengecewakannya lagi…
namun semua itu terlambat, ketika aku harus pulang aku tidak bisa melihatnya… aku tidak bias menemukan dia… aku hanya bisa menemukan fotonya, aku hanya bisa melihat orang orang terdekatnya menangis, banyak orang yang bilang dia sangat bangga padaku,dia berharap aku bisa kembali padanya… tapi semua itu tidak terjadi seperti yang direncanakan, kehendak yang kuasa berkata lain, selama aku tinggalkan dia hanya berkata bagaimana kabarmu… bagaimana kuliahmu….bagaimana suasana disini… dan aku juga tidak pernah bertanya bagaimana keadaan dia…., bagaimana kesehatan dia….,
kali ini aku benar benar merasakan sesuatu yang sangat ganjil dalam hidupku, tidak ada lagi orang yang bisa memelukku dengan erat, tidak ada orang yang bisa mengajakku berdiskusi, tidak ada orang yang membimbingku.. dan kini aku hanya berusaha untuk menyelesaikan ini semua denngan sempurna, walaupun banyak sekali rintangan dan hambatan yang melintang.
aku gak tau apakah aku sanggup menyelesaikan semua ini, apakah aku sanggup menyelesaikan ini tanpa bimbingannya, apakah aku sanggup jika sampai saat ini aku terkadang merindukannya….
tapi aku berusaha akan melakukannya dengan baik
dan aku lakukan ini untuk dia dan aku
