Masariyo’s Weblog


kehilangan arah
May 19, 2008, 11:08 pm
Filed under: corat coret

ketika itu aku berjalan lurus sesuai dengan perintah sang komandan yang selalu berkata tegas padaku, memang tidak mudah untuk menjalankan perintah komandan ini, ditambah dengan sifatku yang pemalas ini, memang aku sempat mengecewakan sang komandan beberpa kali, sempat sang komandan marah beras kepadaku, sempat sang komandan juga banting tulang demi kelancaranku, sampai akirnya sang komandan hanya tetap tersenyum dan berkata “ya sudahlah mau apa lagi” karena aku mengulangi hal yang sama dan mengecewakan lagi. sampai pada suatu saat aku berjalan sangat lurus tanpa ada halangan dan lancar sekali, kali ini gilaran komandan itu berkata, “anakku sekarang terserah kamu mau berjalan seperti apa dan bagaimana …. saya hanya ingin melihat kamu menjadi orang”. kata kata itu mungkin saat ini yang paling aku ingat dari sang komandan, apalagi ketika sang komandan pergi meninggalkanku untuk selamanya.. dia pergi tanpa sepatah katapun kepadaku, dia pergi hanya meninggalkan kenangan kenangan indah kepadaku.

setalah sang komandan pergi jalan lurus itu terus aku lalui, anehnya tanpa hambatan dan tanpa gangguan, hingga suatu saat jalan yang lurus yang aku lalui saat ini menemui jalan buntu, jalan yang selama ini lurus tau tau berliku liku didepanku, dan saat ini aku benar benar kehilangan arah, bingung nggak tau kemana , banyak jalur yang ada didepanku cuman aku hanya berjalan ditempat, berjalan ditempat dan menengok kekanan kekiri,… nggak tau harus melangkag kemana jalan lurus mana lagi yang harus kulewati, semakin lama waktu semakin berjalan sedangkan aku hanya bisa berjalan ditempat, semakin lama aku semakin capek untuk berjalan ditempat, semakin lama aku semakin malas dan tak bersemangat, semakin lama aku semakin kehilangan arah, semakin nggak tau apa yang haarus aku perbuat,

ya Allah apa yang harus lakukan, apa yang harus aku perbuat, sedangkan komandan dulu yang selalu memerintahkan sebuat perintah tegas kepadaku sudah tidak ada lagi, kali ini hanya beberapa sersan yang sering mengingatkanku, dan beberapa teman perang yang setia menemaniku….

aku harus bagaimana aku benar benar kehilangan arah….


2 Comments so far
Leave a comment

tapi mas..

kamu memiliki teman2 perang yg hebat2 lho, jangan lupa itu :) make the general proud of you up there.. i know he is proud of you now. seorang jjendral memang tak terganti, tapi banyak pasukan2 tempur di samping2 lo mas :) lo gak sendiri..

“Jika kamu melihat keluar, maka kamu tidak akan tahu kemana kamu melangkah. Lihatlah ke dalam. Melihat keluar, kamu bermimpi. Melihat ke dalam, kamu terjaga. Mata memberimu penglihatan. Hati memberimu arah.”

read this one mas, maybe it could help you, sob : http://srikandigagahberani.wordpress.com/2008/01/05/iya-iya-tahun-baru-2008/

warm hugs aus hannover,
titiez

Comment by srikandigagahberani

dan salah satu teman perangku adalah kamu hahaha tapi kali ini lu bener kok, mata memberimu pengelihatan dan hati memberimu arah :D

Comment by masariyo




Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>